Minggu, 17 November 2013

Robot Buatan Indonesia Tidak Kalah Saing Dengan luar Negri

Maju nya perkembangan teknologi di dunia ini membuat manusia tak pernah kehabisan akal untuk menciptakan suatu karya yang dapat bekerja cepat, teliti dan tidak mengenal lelah. Robot adalah jawaban dari karya tersebut. Robot diciptakan atas keinginan manusia untuk memudahkan manusia dalam melakukan suatu aktivitas.


Perkembangan robotika saat ini berkembang sangat pesat. Sudah banyak kompetisi-kompetisi yang mempamerkan kemampuan suatu robot. Disana kita dapat melihatkan kemampuan robot yang telah kita buat sebelumnya. Dengan adanya ajang komoetisi-kompetisi robot seperti ini membuat para mahasiswa di Indonesia tidak ingin ketinggalan dalam membuat suatu karya yang dapat membanggakan tanah airnya sendiri Indonesia.

TEMPO.COWashington--Sebelas orang mahasiswa Indonesia dari Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung dan Politeknik Negeri Bandung (Polban) tak sia-sia berlaga robot Amerika. Lewat karya tangan mereka, berbagai jenis robot ciptaan yang dibawa dari Indonesia berhasil berlaga di dua ajang kompetisi robot kelas dunia di Amerika. 

Pada ajang Fire Fighting Home Robot Contest, yang digelar pada 7-9 April 2013 di kampus Trinity College, Hartford - Connecticut ketiga tim dari tiga kampus di Indonesia ini masing-masing berhasil menyabet 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu untuk UGM, 1 emas dan 1 perak untuk Unikom, dan 1 emas dan 1 perunggu untuk Polban. 

Sedang pada ajang RoboGames Robolympics terbesar di dunia yang digelar di San Mateo, San Francisco 19-21 April 2013 lalu, tim mahasiswa dari UGM mengantongi 2 emas dan satu perak. Sedangkan Tim Unikom berhasil mengantongi 2 emas, 3 perak dan 1 perunggu. 

Dalam perlombaan ini, menurut peserta lomba Malik Khidir (21), mahasiswa tingkat akhir Fakultas Teknik dari UGM, sebagaimana diminta panitia, mereka membawa robot yang sudah jadi dari Indonesia. Robot bernilai puluhan juta rupiah ini kemudian dipresentasikan di depan para juri. Perlombaan yang menurut Eko Prabowo Putro (21) mahasiswa tugas akhir di Unikom memang cukup berat tetapi menyenangkan. Karena ketiga robot yang menjadi andalan utama berhasil menang. 

Ketiga robot yang dipuji tim juri hasilnya adalah robot yang dapat membuka kulkas dan menjamu makanan pada orang cacat, robot yang sanggup menjadi petugas pemadam kebakaran, dan robot yang sanggup memanjat (elevator) dari bawah ke atas dalam dunia luar angkasa. Ketiga robot ini tampil prima ketika di uji, berhasil lulus tes kehandalan di depan para tim juri dalam hal kecepatan, keberhasilan melewati tantangan tanpa masalah, dan tidak ada "error" dalam menerima perintah.
"Bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita dapat berkesempatan maju dan membuktikan dunia engineering pendidikan Indonesia pun tidak kalah di forum kompetisi dunia, " kata Eko menambahkan. Meski begitu, menurut Malik Khidir, Indonesia harus lebih bekerja keras memasyarakatkan kegiatan membuat robot yang di Amerika sudah menjadi aktifitas yang digemari anak-anak sampai lanjut usia

Sabtu, 16 November 2013

Aplikasi

Perangkat lunak aplikasi (bahasa Inggrissoftware application) adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.
Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi(application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata,lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka penggunayang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Sering kali, mereka memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga menguntungkan pengguna. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dibenamkan dalam suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang terpisah.